Penjelasan Undang-Undang No.06 Tahun 2004

PENJELASAN
ATAS
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 6 TAHUN 2004
TENTANG
PERHITUNGAN ANGGARAN NEGARA TAHUN ANGGARAN 2002


U M U M

Perhitungan Anggaran Negara Tahun Anggaran 2002 setelah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia diajukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat untuk memenuhi kewajiban melaksanakan perhitungan dan pertanggungjawaban Pemerintah atas pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2002, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2001 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2002.
Dalam Perhitungan Anggaran Negara Tahun Anggaran 2002 tersebut terdapat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran sebesar Rp8.140.126.554.628,00 (delapan triliun seratus empat puluh miliar seratus dua puluh enam juta lima ratus lima puluh empat ribu enam ratus dua puluh delapan rupiah).

Sisa Anggaran Lebih kumulatif sampai dengan Tahun Anggaran 2001 sebesar Rp28.883.388.835.806,00 (dua puluh delapan triliun delapan ratus delapan puluh tiga miliar tiga ratus delapan puluh delapan juta delapan ratus tiga puluh lima ribu delapan ratus enam rupiah).

Sisa Anggaran Lebih kumulatif sampai dengan Tahun Anggaran 2002 menjadi sebesar Rp37.023.515.390.434,00 (tiga puluh tujuh triliun dua puluh tiga miliar lima ratus lima belas juta tiga ratus sembilan puluh ribu empat ratus tiga puluh empat rupiah). Jumlah Sisa Anggaran Lebih kumulatif tersebut termasuk Cadangan Anggaran Pembangunan (CAP) sebesar Rp1.730.000.000.000,00 (satu triliun tujuh ratus tiga puluh miliar rupiah).


PASAL DEMI PASAL

Pasal 1

Ayat (1)

Huruf a
Cukup jelas

Huruf b
Cukup jelas

Huruf c
Cukup jelas

Ayat (2)
Cukup jelas

Ayat (3)
Cukup jelas

Ayat (4)
Cukup jelas

Ayat (5)
Cukup jelas

Pasal 2

Ayat (1)

Huruf a
Cukup jelas

Huruf b
Cukup jelas

Ayat (2)
Cukup jelas

Ayat (3)
Cukup jelas

Ayat (4)
Cukup jelas

Ayat (5)
Penerimaan Perpajakan sebesar Rp210.087.515.367.609,00 (dua ratus sepuluh triliun delapan puluh tujuh miliar lima ratus lima belas juta tiga ratus enam puluh tujuh ribu enam ratus sembilan rupiah) yang terdiri atas :


(dalam rupiah)
a. Pajak dalam negeri Rp199.512.126.056.204,00
0110 Pajak penghasilan (PPh) nonmigas Rp84.404.406.338.286,00
0120 PPh Minyak Bumi dan Gas Alam Rp17.469.070.969.179,00
0130 Pajak pertambahan nilai barang dan jasa, dan pajak penjualan atas barang mewah ( PPN dan PPnBM ) Rp65.153.032.810.093,00
0140 Pajak bumi dan bangunan (PBB) Rp6.228.018.258.211,00
0150 Bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) Rp 1.599.683.269.815,00
0160 Cukai Rp 23.188.624.300.957,00
0170 Pajak lainnya Rp1.469.290.109.663,00
b. Pajak perdagangan internasional Rp10.575.389.311.405,00
0210 Bea masuk Rp10.344.410.976.112,00
0230 Pajak/Pungutan ekspor Rp230.978.335.293,00

Pasal 3

Ayat (1)

Huruf a
Cukup jelas

Huruf b
Cukup jelas

Huruf c
Cukup jelas

Ayat (2)
Cukup jelas

Ayat (3)
Cukup jelas

Ayat (4)
Cukup jelas

Ayat (5)
Cukup jelas

Ayat (6)
Penerimaan Negara Bukan Pajak sebesar Rp88.440.003.568.757,00 (delapan puluh delapan triliun empat ratus empat puluh miliar tiga juta lima ratus enam puluh delapan ribu tujuh ratus lima puluh tujuh rupiah) yang terdiri atas :

(dalam rupiah)
a. Penerimaan sumber daya alam Rp64.755.091.673.095,00
0310 Pendapatan minyak bumi Rp47.685.920.197.697,00
0311 Pendapatan minyak bumi Rp47.685.920.197.697,00
0320 Pendapatan gas alam Rp12.325.084.774.115,00
0321 Pendapatan gas alam Rp12.325.084.774.115,00
0330 Pendapatan pertambangan umum Rp1.456.964.175.046,00
0331 Pendapatan iuran tetap Rp102.875.284.775,00
0332 Pendapatan royalti batubara Rp1.354.088.890.271,00
0340 Pendapatan kehutanan Rp3.130.035.521.692,00
0341 Pendapatan dana reboisasi Rp2.301.566.372.536,00
0342 Pendapatan provisi sumber daya hutan Rp800.016.867.377,00
0343 Pendapatan iuran hak pengusahaan hutan Rp28.452.281.779,00
0350 Pendapatan perikanan Rp157.087.004.545,00
0351 Pendapatan perikanan Rp157.087.004.545,00
b. Bagian pemerintah atas laba badan usaha milik negara Rp9.760.206.248.114,00
0410 Bagian pemerintah atas laba BUMN Rp9.760.206.248.114,00
c. Penerimaan negara bukan pajak lainnya Rp13.924.705.647.548,00
0510 Penjualan hasil produksi, sitaan Rp44.002.350.755,00
0511 Penjualan hasil pertanian, kehutanan dan perkebunan Rp1.120.914.117,00
0512 Penjualan hasil peternakan dan perikanan Rp3.577.683.738,00
0513 Penjualan hasil tambang Rp1.469.154.416,00
0514 Penjualan hasil sitaan/rampasan dan harta peninggalan Rp9.280.224.465,00
0515 Penjualan obat-obatan dan hasil farmasi lainnya Rp179.893.590,00
0516 Penjualan informasi, penerbitan, film, dan hasil cetakan lainnya Rp4.292.872.648,00
0517 Penjualan dokumen-dokumen pelelangan Rp21.968.803.088,00
0519 Penjualan lainnya Rp2.112.804.693,00
0520 Penjualan aset Rp45.644.682.447,00
0521 Penjualan rumah, gedung, bangunan, dan tanah 3.897.087.449,00
0522 Penjualan kendaraan bermotor Rp593.119.729,00
0523 Penjualan sewa beli Rp36.168.727.851,00
0529 Penjualan aset lainnya yang berlebih/rusak/dihapuskan Rp4.985.747.418,00
0530 Pendapatan sewa Rp21.410.815.994,00
0531 Sewa rumah dinas, rumah negeri Rp9.129.198.814,00
0532 Sewa gedung, bangunan, gudang Rp7.121.741.258,00
0533 Sewa benda-benda bergerak Rp1.167.889.528,00
0539 Sewa benda-benda tak bergerak lainnya Rp3.991.986.394,00
0540 Pendapatan jasa I Rp1.597.534.324.862,00
0541 Pendapatan rumah sakit dan instansi kesehatan lainnya Rp49.877.322.646,00
0542 Pendapatan tempat hiburan/taman/museum Rp356.706.346,00
0543 Pendapatan surat keterangan, visa/paspos dan SIM/STNK/ BPKB Rp224.435.630.751,00
0544 Pendapatan jasa pertanahan Rp0,00
0545 Pendapatan hak dan perijinan Rp618.795.320.970,00
0546 Pendapatan sensor/karantina/pengawasan/pemeriksaan Rp13.855.244.061,00
0547 Pendapatan jasa tenaga, jasa pekerjaan, jasa, informasi, jasa pelatihan dan jasa teknologi Rp554.116.742.163,00
0548 Pendapatan jasa Kantor Urusan Agama Rp545.184.204,00
0549 Pendapatan jasa bandar udara, kepelabuhanan, dan kenavigasian Rp135.552.173.721,00
0550 Pendapatan jasa II Rp1.165.538.711.379,00
0551 Pendapatan jasa lembaga keuangan (jasa giro) Rp497.084.124.839,00
0552 Pendapatan jasa penyelenggaraan telekomunikasi Rp180.464.069.769,00
0553 Pendapatan iuran lelang untuk fakir miskin RP4.684.947.186,00
0554 Jasa catatan sipil Rp0,00
0555 Pendapatan biaya penagihan pajak-pajak negara dengan surat paksa Rp1.274.723.720,00
0556 Pendapatan uang pewarganegaraan Rp 10.294.205.351,00
0557 Pendapatan bea lelang Rp52.804.259.979,00
0558 Pendapatan biaya pengurusan piutang negara dan lelang negara Rp28.479.907.150,00
0559 Pendapatan jasa lainnya Rp390.452.473.385,00
0560 Pendapatan rutin dari luar negeri Rp402.792.137.177,00
0561 Pendapatan dari pemberian surat perjalanan Republik Indonesia Rp 0,00
0562 Pendapatan dari jasa pengurusan dokumen konsuler Rp402.792.137.177,00
0570 Pendapatan bunga Rp506.010.355.685,00
0572 Pendapatan bunga atas investasi dalam obligasi - BPPN 506.010.328.050,00
0579 Pendapatan bunga lainnya Rp27.635,00
0610 Pendapatan kejaksaan dan peradilan Rp19.756.180.270,00
0611 Legalisasi tanda tangan Rp161.677.764,00
0612 Pengesahan surat di bawah tangan Rp94.335.310,00
0613 Uang meja (leges) dan upah pada panitera badan pengadilan Rp618.135.034,00
0614 Hasil denda/denda tilang dan sebagainya 17.070.187.749,00
0615 Ongkos perkara Rp1.212.115.450,00
0619 Penerimaan kejaksaan dan peradilan lainnya Rp599.728.963,00
0710 Pendapatan pendidikan Rp1.005.060.919.639,00
0711 Uang pendidikan Rp829.464.615.119,00
0712 Uang ujian masuk, kenaikan tingkat, dan akhir pendidikan Rp17.309.622.835,00
0713 Uang ujian untuk menjalankan praktek Rp2.346.831.845,00
0719 Pendapatan pendidikan lainnya Rp155.939.849.840,00

Penerimaan lain-lain

0810 Pendapatan dari penerimaan kembali belanja tahun anggaran berjalan Rp9.116.955.169.340,00
0811 Penerimaan kembali belanja pegawai pusat Rp274.097.502.916,00
0813 Penerimaan kembali belanja pensiun Rp19.199.670.079,00
0814 Penerimaan kembali belanja rutin lainnya Rp108.510.933.872,00
0815 Penerimaan kembali belanja pembangunan rupiah murni Rp139.500.200.281,00
0816 Penerimaan kembali belanja pembangunan LN Rp6.767.632.463,00
0817 Penerimaan kembali belanja pembangunan hibah Rp119.066.221,00
0820 Pendapatan dari penerimaan kembali belanja tahun anggaran yang lalu Rp2.191.529.370.618,00
0821 Penerimaan kembali belanja pegawai pusat Rp13.375.446.581,00
0822 Penerimaan kembali belanja pegawai DO Rp342.985.983,00
0823 Penerimaan kembali belanja pensiun Rp6.063.696.993,00
0824 Penerimaan kembali belanja rutin lainnya Rp2.131.072.442.293,00
0825 Penerimaan kembali belanja pembangunan rupiah murni Rp39.655.443.200,00
0826 Penerimaan kembali belanja pembangunan pinjaman Rp959.779.699,00
0827 Penerimaan kembali belanja pembangunan hibah Rp59.575.869,00
0830 Pendapatan laba bersih BBM Rp1.147.700,00
0831 Pendapatan penjualan bahan bakar minyak Rp1.147.700,00
0840 Pendapatan pelunasan piutang Rp 4.130.074.949.541,00
0841 Pendapatan pelunasan piutang Rp4.130.074.949.541,00
0860 Pembetulan pembukuan tahun anggaran berjalan Rp 0,00
0870 Pembetulan pembukuan tahun anggaran yang lalu Rp8.980.000,00
0890 Pendapatan lain-lain Rp2.521.243.218.565,00
0891 Penerimaan kembali persekot/uang muka gaji Rp180.392.687.533,00
0892 Penerimaan denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan Rp 58.094.392.219,00
0893 Penerimaan kembali/ganti rugi atas kerugian yang diderita oleh negara Rp20.167.041.761,00
0894 Pendapatan denda administrasi BPHTB Rp3.946.835,00
0899 Pendapatan anggaran lainnya Rp2.262.585.150.217,00

Pasal 4

Ayat (1)

Huruf a
Cukup jelas

Huruf b
Cukup jelas

Huruf c
Cukup jelas

Ayat (2)
Cukup jelas

Ayat (3)
Cukup jelas

Ayat (4)
Cukup jelas

Ayat (5)
Cukup jelas

Pasal 5

Ayat (1)

Huruf a
Cukup jelas

Huruf b
Cukup jelas

Ayat (2)
Cukup jelas

Ayat (3)
Cukup jelas

Ayat (4)
Cukup jelas

Ayat (5)
Pengeluaran rutin sebesar Rp180.105.525.816.269,00 (seratus delapan puluh triliun seratus lima miliar lima ratus dua puluh lima juta delapan ratus enam belas ribu dua ratus enam puluh sembilan rupiah) terdiri atas :

(dalam rupiah)
01 SEKTOR INDUSTRI Rp28.948.903.963,00
01.1 Subsektor Industri Rp28.948.903.963,00
02 SEKTOR PERTANIAN DAN KEHUTANAN, KELAUTAN DAN PERIKANAN Rp613.998.048.502,00
02.1 Subsektor Pertanian Rp262.528.118.576,00
02.2 Subsektor Kehutanan Rp320.906.220.114,00
02.3 Subsektor Kelautan dan Perikanan Rp30.563.709.812,00
03 SEKTOR PENGAIRAN Rp46.575.591.818,00
03.1 Subsektor Pengembangan dan Pengelolaan Pengairan Rp45.721.115.036,00
03.2 Subsektor Pengembangan dan pengelolaan Sumber-sumber Air Rp854.476.782,00
04 SEKTOR TENAGA KERJA Rp162.249.578.731,00
04.1 Subsektor Tenaga Kerja Rp162.249.578.731,00
05 SEKTOR PERDAGANGAN, PENGEMBANGAN USAHA NASIONAL, KEUANGAN DAN KOPERASI Rp146.564.849.857.787,00
05.1 Subsektor Perdagangan Dalam Negeri Rp11.944.085.580,00
05.2 Subsektor Perdagangan Luar Negeri Rp69.732.594.139,00
05.4 Subsektor Keuangan Rp146.449.734.200.279,00
05.5 Subsektor Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Rp33.438.977.789,00
06 SEKTOR TRANSPORTASI, METEOROLOGI DAN GEOFISIKA Rp633.365.381.764,00
06.1 Subsektor Prasarana Jalan Rp25.952.596.518,00
06.2 Subsektor Transportasi Darat Rp23.066.334.279,00
06.3 Subsektor Transportasi Laut Rp388.861.974.853,00
06.4 Subsektor Transportasi Udara Rp109.402.832.627,00
06.5 Subsektor Meteorologi, Geofisika, Pencarian dan Penyelamatan Rp86.081.643.487,00
07 SEKTOR PERTAMBANGAN DAN ENERGI Rp413.060.496.547,00
07.1 Subsektor Pertambangan Rp400.064.641.542,00
07.2 Subsektor Energi Rp12.995.855.005,00
08 SEKTOR PARIWISATA, POS, TELEKOMUNIKASI DAN INFORMATIKA Rp 159.525.850.790,00
08.1 Subsektor Pariwisata Rp51.573.655.531,00
08.2 Subsektor Pos, Telekomunikasi dan Informatika Rp107.952.195.259,00
09 SEKTOR PEMBANGUNAN DAERAH Rp16.795.425.805,00
09.1 Subsektor Otonomi Daerah Rp14.278.737.962,00
09.2 Subsektor Pengembangan Wilayah dan Pemberdayaan Masyarakat Rp2.516.687.843,00
10 Sektor Sumber Daya alam dan LINGKUNGAN HIDUP, DAN TATA Ruang Rp429.833.774.122,00
10.1 Subsektor Sumber Daya Alam Dan Lingkungan Hidup Rp17.650.845.491,00
10.2 Subsektor Tata Ruang dan Pertanahan Rp412.182.928.631,00
11 Sektor Pendidikan, Kebudayaan NASIONAL, Pemuda dan Olah raga Rp4.252.366.252.849,00
11.1 Subsektor Pendidikan Rp3.688.555.381.485,00
11.2 Subsektor Pendidikan Luar Sekolah Rp463.135.466.384,00
11.3 Subsektor Kebudayaan Nasional Rp74.041.901.075,00
11.4 Subsektor Pemuda dan Olah Raga Rp26.633.503.905,00
12 SEKTOR KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA Rp569.719.240.376,00
12.1 Subsektor Kependudukan dan Keluarga Rp569.719.240.376,00
13 Sektor Kesejahteraan Sosial, KESEHATAN, DAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN Rp529.734.464.315,00
13.1 Subsektor Kesejahteraan Sosial Rp66.170.817.527,00
13.2 Subsektor Kesehatan Rp463.563.646.788,00
14 SEKTOR PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN Rp40.329.811.258,00
14.1 Subsektor Perumahan Rp 2.741.704.487,00
14.2 Subsektor Pemukiman Rp 37.588.106.771,00
15 SEKTOR AGAMA Rp 1.905.060.623.662,00
15.1 Subsektor Pelayanan Kehidupan Beragama Rp465.104.433.980,00
15.2 Subsektor Pembinaan Pendidikan Agama Rp1.439.956.189.682,00
16. SEKTOR ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI Rp713.504.927.255,00
16.1 Subsektor Pelayanan dan Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Rp3.367.130.800,00
16.2 Subsektor Penelitian dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Rp448.626.239.584,00
16.3 Subsektor Kelembagaan, Prasarana dan Sarana Ilmu Pengetahuam dan Teknologi Rp21.636.888.283,00
16.4 Subsektor Statistik Rp239.874.668.588,00
17 SEKTOR HUKUM Rp 1.731.701.797.631,00
17.1 Subsektor Pembinaan Hukum Nasional Rp1.453.485.124.847,00
17.2 Subsektor Pembinaan Aparatur Hukum Rp278.216.672.784,00
18 SEKTOR APARATUR NEGARA DAN PENGAWASAN Rp3.207.970.388.726,00
18.1 Subsektor Aparatur Negara Rp 2.810.249.385.858,00
18.2 Subsektor Pendayagunaan Sistem dan Pelaksanaan Pengawasan Rp 397.721.002.868,00
19 Sektor Politik Dalam Negeri, Hubungan Luar Negeri, informasi Dan Komunikasi Rp 2.498.875.777.592,00
19.1 Subsektor Politik Dalam Negeri Rp73.803.442.872,00
19.2 Subsektor Hubungan Luar Negeri Rp2.387.002.433.342,00
19.3 Subsektor Informasi dan Komunikasi Rp38.069.901.378,00
20 SEKTOR PERTAHANAN DAN KEAMANAN Rp15.587.059.622.776,00
20.1 Subsektor Pertahanan Rp9.758.548.299.683,00
20.2 Subsektor Keamanan Rp5.828.511.323.093,00

Pengeluaran pembangunan sebesar Rp37.324.670.073.966,00 (tiga puluh tujuh triliun tiga ratus dua puluh empat miliar enam ratus tujuh puluh juta tujuh puluh tiga ribu sembilan ratus enam puluh enam rupiah) terdiri atas pengeluaran pembangunan yang dibiayai rupiah murni (Pembiayaan Rupiah) dan pengeluaran pembangunan yang dibiayai melalui pinjaman proyek (Pembiayaan Proyek).
a. Pengeluaran Pembangunan Pembiayaan Rupiah sebesar Rp25.608.135.301.939,00 (dua puluh lima triliun enam ratus delapan miliar seratus tiga puluh lima juta tiga ratus satu ribu sembilan ratus tiga puluh sembilan rupiah) terdiri atas :


(dalam rupiah)
01 SEKTOR INDUSTRI Rp162.841.147.530,00
01.1 Subsektor Industri Rp162.841.147.530,00
02 SEKTOR PERTANIAN, KEHUTANAN, KELAUTAN DAN PERIKANAN Rp1.922.507.199.932,00
02.1 Subsektor Pertanian Rp1.286.360.205.363,00
02.2 Subsektor Kehutanan Rp57.370.417.384,00
02.3 Subsektor Kelautan dan Perikanan Rp578.776.577.185,00
03 SEKTOR PENGAIRAN Rp1.555.285.704.957,00
03.1 Subsektor Pengembangan dan Pengelolaan Pengairan Rp877.103.748.051,00
03.2 Subsektor Pengembangan dan pengelolaan Sumber-sumber Air Rp678.181.956.906,00
04 SEKTOR TENAGA KERJA Rp163.232.615.927,00
04.1 Subsektor Tenaga Kerja Rp163.232.615.927,00
05 SEKTOR PERDAGANGAN, PENGEMBANGAN USAHA NASIONAL, KEUANGAN DAN KOPERASI Rp920.305.643.328,00
05.1 Subsektor Perdagangan Dalam Negeri Rp67.204.889.238,00
05.2 Subsektor Perdagangan Luar Negeri Rp114.891.386.937,00
05.3 Subsektor Pengembangan Usaha Nasional Rp33.281.566.306,00
05.4 Subsektor Keuangan Rp54.401.471.039,00
05.5 Subsektor Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Rp650.526.329.808,00
06 SEKTOR TRANSPORTASI, METEOROLOGI DAN GEOFISIKA Rp2.560.956.977.170,00
06.1 Subsektor Prasarana Jalan Rp1.390.491.072.880,00
06.2 Subsektor Transportasi Darat Rp471.344.761.649,00
06.3 Subsektor Transportasi Laut Rp325.197.530.727,00
06.4 Subsektor Transportasi Udara Rp 332.180.325.147,00
06.5 Subsektor Meteorologi, Geofisika, Pencarian dan Penyelamatan Rp41.743.286.767,00
07 SEKTOR PERTAMBANGAN DAN ENERGI Rp724.871.172.301,00
07.1 Subsektor Pertambangan Rp38.461.140.996,00
07.2 Subsektor Energi Rp686.410.031.305,00
08 SEKTOR PARIWISATA, POS, TELEKOMUNIKASI DAN INFORMATIKA Rp86.684.644.352,00
08.1 Subsektor Pariwisata Rp57.813.002.952,00
08.2 Subsektor Pos, Telekomunikasi dan Informatika Rp28.871.641.400,00
09 SEKTOR PEMBANGUNAN DAERAH Rp674.272.613.100,00
09.1 Subsektor Otonomi Daerah Rp48.074.812.010,00
09.2 Subsektor Pengembangan Wilayah dan Pemberdayaan Masyarakat Rp626.197.801.090,00
10 Sektor Sumber Daya alam dan LINGKUNGAN HIDUP, DAN TATA Ruang Rp225.212.421.519,00
10.1 Subsektor Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Rp149.882.847.540,00
10.2 Subsektor Tata Ruang dan Pertanahan Rp75.329.573.979,00
11 Sektor Pendidikan, Kebudayaan NASIONAL, Pemuda dan Olah raga Rp7.537.514.904.204,00
11.1 Subsektor Pendidikan Rp7.126.861.454.946,00
11.2 Subsektor Pendidikan Luar Sekolah Rp289.234.601.851,00
11.3 Subsektor Kebudayaan Nasional Rp37.059.934.248,00
11.4 Subsektor Pemuda dan Olah Raga Rp84.358.913.159,00
12 SEKTOR KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA Rp224.186.359.235,00
12.1 Subsektor Kependudukan dan Keluarga Rp224.186.359.235,00
13 Sektor Kesejahteraan Sosial, KESEHATAN dan PEMBERDAYAAN PEREMPUAN Rp3.046.637.424.522,00
13.1 Subsektor Kesejahteraan Sosial Rp1.051.489.966.684,00
13.2 Subsektor Kesehatan Rp1.964.871.336.185,00
13.3 Subsektor Pemberdayaan Perempuan Rp30.276.121.653,00
14 SEKTOR PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN Rp786.159.981.012,00
14.1 Subsektor Perumahan Rp284.464.049.696,00
14.2 Subsektor Permukiman Rp501.695.931.316,00
15 SEKTOR AGAMA Rp 68.295.893.988,00
15.1 Subsektor Pelayanan Kehidupan Beragama Rp29.646.009.308,00
15.2 Subsektor Pembinaan Pendidikan Agama Rp38.649.884.680,00
16 Sektor Ilmu Pengetahuan dan TEKNOLOGI Rp516.515.097.405,00
16.1 Subsektor Pelayanan dan Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) Rp 142.957.722.495,00
16.2 Subsektor Penelitian dan Pengembangan IPTEK Rp167.259.983.726,00
16.3 Subsektor Kelembagaan, Prasarana dan Sarana IPTEK Rp101.333.801.944,00
16.4 Subsektor Statistik Rp104.963.589.240,00
17 SEKTOR HUKUM Rp424.995.378.280,00
17.1 Subsektor Pembinaan Hukum Nasional Rp21.434.995.449,00
17.2 Subsektor Pembinaan Aparatur Hukum Rp403.560.382.831,00
18 SEKTOR APARATUR NEGARA DAN PENGAWASAN Rp883.111.261.445,00
18.1 Subsektor Aparatur Negara Rp852.635.965.317,00
18.2 Subsektor Pendayagunaan Sistem dan Pelaksanaan Pengawasan Rp30.475.296.128,00
19 Sektor Politik Dalam Negeri, Hubungan Luar Negeri, informasi Dan Komunikasi Rp91.350.008.654,00
19.1 Subsektor Politik Dalam Negeri Rp17.423.468.205,00
19.2 Subsektor Hubungan Luar Negeri Rp14.087.897.181,00
19.3 Subsektor Informasi dan Komunikasi Rp59.838.643.268,00
20 SEKTOR PERTAHANAN DAN KEAMANAN Rp3.033.198.853.078,00
20.1 Subsektor Pertahanan Rp2.531.382.097.392,00
20.2 Subsektor Keamanan Rp501.816.755.686,00

b. Pengeluaran Pembangunan Pembiayaan Proyek sebesar Rp11.716.534.772.027,00 terdiri atas :


Pasal 6

Ayat (1)

Huruf a
Cukup jelas

Huruf b
Cukup jelas

Huruf c
Cukup jelas

Ayat (2)
Cukup jelas

Ayat (3)
Cukup jelas

Ayat (4)
Cukup jelas

Ayat (5)
Cukup jelas

Pasal 7

Ayat (1)

Huruf a
Cukup jelas

Huruf b
Cukup jelas

Ayat (2)
Cukup jelas

Ayat (3)
Cukup jelas

Ayat (4)
Pembiayaan dalam negeri sebesar Rp25.164.198.320.049,00 (dua puluh lima triliun seratus enam puluh empat miliar seratus sembilan puluh delapan juta tiga ratus dua puluh ribu empat puluh sembilan rupiah) terdiri atas :


(dalam rupiah)
a. Perbankan dalam negeri Rp. 0,00
b. Privatisasi Rp7.664.884.112.949,00
c. Penjualan aset program restrukturisasi perbankan Rp19.438.700.000.000,00
d. Obligasi negara (neto) Rp(1.939.385.792.900,00)
- Penerbitan obligasi negara Rp1.991.067.207.100,00
Dikurangi dengan :
- Pelunasan obligasi negara Rp.3.930.453.000.000,00

Pembiayaan luar negeri bersih sebesar Rp82.570.389.169,00 (delapan puluh dua miliar lima ratus tujuh puluh juta tiga ratus delapan puluh sembilan ribu seratus enam puluh sembilan rupiah) terdiri atas :

(dalam rupiah)
a. Penarikan pinjaman luar negeri (bruto) Rp18.886.647.440.344,00
- Penarikan pinjaman program Rp7.170.112.668.317,00
- Penarikan pinjaman proyek Rp11.716.534.772.027,00
Dikurangi dengan :
b. Pembayaran cicilan pokok utang luar negeri Rp18.804.077.051.175,00

[[==]]
Pasal 8
Dalam hal pendapatan negara belum cukup untuk mencukupi kebutuhan belanja Pemerintah pada suatu periode tertentu, kekurangannya dapat ditalangi dari dana Sisa Anggaran Lebih, yang akan dikembalikan setelah pendapatan negara dalam tahun anggaran berjalan mencukupi.


Pasal 9
Cukup jelas

TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4371

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-Share Alike 2.5 License.